Course Content
Strategi Bauran Pemasaran dan Pengembangan Produk
0/3
Digital Marketing

Hakikat Pasar

Pasar tradisional ada dan diperkirakan hadir sejak zaman Kerajaan Kutai Kartanegara pada abad ke-5 Masehi. Pasar tradisional pada zaman ini diawali dengan sistem barter barang kebutuhan sehari-hari dengan para pelaut yang datang dari Tiongkok. Pada saat itu para pedagang menjual dagangannya di atas tikar dan melakukan transaksi tukar-menukar dengan barang. Pada saat itu pasar bukan hanya sebagai tempat transaksi antara penjual dan pembeli, tetapi juga digunakan sebagai tempat berkumpulnya masyarakat dan kaum bangsawan.

Pengertian pasar

Pasar adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa. Menurut ilmu ekonomi, pasar berkaitan dengan kegiatannya bukan tempatnya. Ciri khas sebuah pasar adalah adanya kegiatan transaksi jual beli. Para konsumen datang ke pasar untuk berbelanja dengan membawa uang untuk membayar harganya. Dalam arti yang lebih luas. pasar merupakan orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk berbelanja, dan kemauan untuk membelanjakannya. Jadi dalam pengertian tersebut terdapat faktor-faktor yang menunjang terjadinya pasar, yakni keinginan, daya beli, dan tingkah laku dalam pembelian, sehingga timbullah permintaan dan penawaran dalam sebuah transaksi. Selain itu para ahli juga mengemukakan pendapatnya mengenai pasar, sebagai berikut.

Menurut Kotler dan Armstrong, pasar merupakan seperangkat pembeli aktual dan juga potensial            

A.dari suatu produk atau jasa. Ukuran dari pasar itu sendiri tergantung dengan jumlah orang yang    menunjukkan tentang kebutuhan dan mempunyai kemampuan dalam bertransaksi.

B. Menurut William J. Stanton, pasar adalah sekumpulan orang yang memiliki keinginan untuk puas, uang yang digunakan untuk berbelanja, serta memiliki kemauan untuk membelanjakan uang tersebut.

C. Menurut Handri Ma’aruf, pasar memiliki tiga perspektif makna. Pertama sebagai tempat bertemu antara penjual dan pembeli. Kedua, pasar sebagai tempat untuk melakukan transaksi jual beli ataupun tawar-menawar. Terakhir, pasar sebagai tempat berkumpul masyarakat yang memiliki kebutuhan dan daya beli.     Jadi, dapat disimpulkan bahwa pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli (permintaan dan penawaran) untuk melakukan transaksi jual beli barang dan/atau jasa. Kegiatan transaksi tersebut merupakan bagian dari perekonomian, yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk melakukan pertukaran. Oleh karena itu, pasar memiliki ciri-ciri yang perlu dipahami.

Adapun ciri-ciri yang dimiliki pasar, sebagai berikut.

a. Terdapat calon pembeli dan penjual Di pasar pastinya terdapat banyak penjual atau produsen barang dan jasa. Selain itu, di pasar juga terdapat konsumen atau pembeli barang-barang tersebut.

b. Terdapat jasa atau barang yang hendak diperjualbelikan. Segala kebutuhan bisa terpenuhi di pasar. Pasar menyediakan berbagai macam jenis, merek, ukuran, serta warna dari suatu barang tersebut.

c. Terdapat proses permintaan serta penawaran oleh kedua pihak Apabila barang yang diinginkan memiliki harga yang tidak sesuai, maka pembeli bisa menawarnya secara baik-baik. Pastikan dalam tawar-menawar penjual dan pembeli memiliki kesepakatan yang baik dan tidak memberatkan salah satu pihak.

  1. Terdapat interaksi antara penjual dan pembeli Interaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli dapat berupa interaksi secara langsung maupun tidak langsung.

Selain itu, pasar memiliki peranan sebagai berikut.

A. Sebagai pembentuk nilai/harga Dalam ekonomi pasar, harga merupakan ukuran nilai. Fungsi nilai untuk memecahkan masalah penentuan mengenai apa yang harus diproduksi oleh suatu perusahaan. Barang yang relatif lebih diinginkan oleh masyarakat biasanya mempunyai tingkat harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan barang yang tidak diinginkan masyarakat. Harga juga harus sesuai dengan persetujuan dari kedua belah pihak yang melakukan transaksi jual beli. Pasar berfungsi untuk menentukan dan menetapkan harga dengan tujuan agar semua tempat dan kalangan harga itu sama dan tentunya dengan syarat-syarat yang berlaku lainnya.

B. Sebagai tempat pendistribusian Tempat distribusi ini adalah tempat terjadinya proses pemasaran sebuah barang dari penjual ke pembeli. Pada intinya pasar menjadi jembatan antara penjual yang ingin memasarkan barangnya kepada pembeli yang mencari barang tersebut. Penjual atau yang lebih sering disebut produsen, akan membuat barang atau jasa yang dibutuhkan oleh konsumen atau pembeli. Fungsi pasar sebagai tempat distribusi memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Produsen atau penjual akan mendapatkan keuntungan dengan menjual barangnya, pembeli atau konsumen akan merasa puas karena mendapatkan barang yang dibutuhkan.

C. Sarana promosi Promosi dalam hal ini bisa berbentuk promosi sebuah jasa ataupun promosi sebuah produk. Pasar menjadi tempat yang strategis dan efektif untuk digunakan sebagai tempat promosi karena banyak orang dan kerumunan yang datang ke pasar untuk mencari kebutuhan hidup mereka. Di sini produsen menjadi lebih mudah untuk mempromosikan produk terbaru atau produk yang dimiliki kepada masyarakat. Promosi memang perlu dilakukan untuk menunjang dan meningkatkan keinginan konsumen dalam membeli sebuah barang atau jasa.